Kalkulator Amortisasi
Bedah setiap rupiah cicilan Anda: lihat berapa yang benar-benar melunasi hutang dan berapa yang menjadi keuntungan bank.
Harap masukkan detail pinjaman dan hitung.
Contoh Perhitungan
📋Langkah Menghitung
-
Masukkan nominal pinjaman (plafon), suku bunga efektif tahunan, dan jangka waktu tenor dalam bulan atau tahun.
-
Pilih frekuensi pembayaran (umumnya bulanan) dan tanggal mulai cicilan pertama.
-
Masukkan nominal extra payment jika Anda berencana membayar lebih dari cicilan wajib secara rutin.
Kesalahan yang Harus Dihindari ⚠️
- Ilusi Cicilan Tetap: Mengira porsi pokok dan bunga selalu sama setiap bulan, padahal porsi pokok terus membesar seiring waktu.
- Mengabaikan Extra Payment: Meremehkan kekuatan pembayaran tambahan di tahun-tahun awal, yang justru memberikan dampak penghematan bunga terbesar.
- Salah Input Jenis Bunga: Memasukkan angka bunga flat ke dalam rumus anuitas, yang menghasilkan proyeksi angsuran yang jauh menyesatkan dari kenyataan.
- Terlambat Melunasi: Baru mempercepat pelunasan di penghujung tenor, padahal penghematan bunga terbesar terjadi bila percepatan dilakukan di awal masa pinjaman.
Aplikasi Praktis📊
Ketahui sisa hutang tepat Anda pada bulan ke-X untuk perencanaan take-over atau pelunasan total lebih awal.
Visualisasikan berapa tahun tenor yang bisa dipangkas dengan menambah cicilan pokok secara rutin setiap bulan.
Bandingkan tabel amortisasi resmi dari bank dengan kalkulasi independen ini untuk memastikan tidak ada biaya tersembunyi.
Gunakan bersama Kalkulator KPR kami untuk memahami transisi fase bunga tetap ke bunga mengambang.
Pertanyaan Seputar Layanan Kami
Apa perbedaan utama antara cicilan biasa dan jadwal amortisasi?
Bagaimana rumus matematika di balik tabel amortisasi?
\[M = P \times \frac{i(1+i)^n}{(1+i)^n - 1}\]
di mana \(P\) adalah pokok pinjaman, \(i\) adalah suku bunga efektif per periode (bunga tahunan dibagi 12), dan \(n\) adalah total jumlah periode pembayaran. Setiap bulan, komponen bunga dihitung dari saldo pokok terakhir: \(\text{Bunga}_t = \text{Saldo}_{t-1} \times i\), dan sisanya menjadi pelunasan pokok: \(\text{Pokok}_t = M - \text{Bunga}_t\).