Kalkulator Diskon Belanja

Cari Tahu Harga Final Setelah Potongan Diskon.

Harga Diskon: $

Penghematan: $

Total dengan Pajak (jika berlaku): $

Harap masukkan angka yang valid untuk harga asli, nilai diskon, dan kuantitas.

Apakah kalkulator ini membantu?

4.8/5 (21 suara)

Contoh Perhitungan

Kasus Perhitungan Hasil
Promo Harbolnas: Diskon 50% + Cashback 10% Harga akhir setelah diskon bertingkat
Diskon Rp 25.000 dengan minimal belanja Rp 100.000 Persentase penghematan real
Beli 2 gratis 1, berapa harga per item sebenarnya? Analisis nilai belanja

Cara Menggunakan Kalkulator Diskon?

Sering bingung menghitung diskon saat belanja di mall atau saat event Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional)? Cukup masukkan harga asli produk dan persentase diskon yang ditawarkan (misal: 20% atau 50% + 20%). Kalkulator kami akan langsung menunjukkan harga yang harus Anda bayar di kasir serta total uang yang berhasil Anda hemat.

Bagaimana Perhitungan Diskon Dilakukan?

Kalkulator diskon persentase menggunakan rumus berikut untuk menghitung harga diskon: Harga Diskon = Harga Asli × (1 - Persentase Diskon / 100). Jumlah yang dihemat ditemukan dengan mengambil harga diskon dari harga asli. Harga awal juga dapat dihitung dari harga diskon menggunakan rumus berikut: Harga Asli = Harga Diskon / (1 - Persentase Diskon / 100). Perhitungan ini didasarkan pada keputusan dan strategi penetapan harga yang diuraikan dalam Baye, M. Managerial Economics and Business Strategy, 2009, dan Jobber, D., Lancaster, G., Meunier-Fitzhugh, K.L. Selling and Sales Management, Edisi ke-11, 2019, memastikan hasil yang dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari.Contoh rumus diskon

Tips & Informasi 💡

  • Masukkan harga asli dan persentase diskon dengan akurat.
  • Periksa diskon tambahan untuk memastikan presisi.

📋Langkah Menghitung

  1. Masukkan harga asli produk.

  2. Masukkan persentase diskon.

  3. Klik "Hitung" untuk menampilkan harga diskon.

Kesalahan yang Harus Dihindari ⚠️

  1. Menerapkan diskon berturut-turut secara langsung (misal: 20% + 20% dianggap 40%).
  2. Lupa menghitung pajak setelah harga dipotong diskon.
  3. Salah memasukkan nominal diskon sebagai persentase, atau sebaliknya.
  4. Mengabaikan syarat dan ketentuan "maksimal diskon" pada promo tertentu.

Aplikasi Praktis📊

  1. Shopping Online: Cek harga final saat flash sale di marketplace.

  2. Belanja Fashion: Menghitung penghematan saat promo "Buy 1 Get 1" atau diskon musiman.

  3. Bisnis: Menentukan harga promo untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Pertanyaan Seputar Layanan Kami

Apa itu kalkulator diskon online?

Kalkulator diskon persen digunakan untuk menghitung harga total produk yang telah didiskon, memberikan informasi kepada pengguna tentang berapa banyak yang telah mereka hemat atau memverifikasi bahwa mereka telah menerima harga jual yang benar.

Bagaimana cara menghitung persentase diskon?

Untuk menemukan persentase diskon, Anda akan membagi jumlah diskon dengan harga asli barang dan kemudian mengalikannya dengan 100. Alat kami melakukan perhitungan ini secara otomatis untuk Anda dan menjamin akurasi.

Apa itu diskon 50% + 20%?

Artinya harga dipotong 50% terlebih dahulu, lalu hasil harga tersebut dipotong lagi sebesar 20%. Total diskon sebenarnya adalah 60%, bukan 70%.

Bagaimana cara menghitung diskon di kepala?

Untuk diskon 10%, cukup geser koma satu angka ke kiri. Misal 10% dari 100.000 adalah 10.000.

Apakah kalkulator ini bisa menghitung harga awal?

Ya, Anda bisa memasukkan harga diskon dan persentasenya untuk mencari tahu berapa harga asli sebelum promo.

Bagaimana cara menghitung potongan di Excel?

Di Excel, hitung harga diskon: =Harga_Asli*(1-Persentase_Diskon/100). Contoh: barang $100 dengan diskon 20% =100*(1-20/100).

Rumus apa yang digunakan dalam alat hitung potongan harga?

Harga Diskon = Harga Asli × (1 - Persentase Diskon / 100); Jumlah Tersimpan = Harga Asli - Harga Diskon; Harga Asli = Harga Diskon / (1 - Persentase Diskon / 100), disetujui sumber ekonomi.
Catatan: Kalkulator ini dirancang untuk memberikan estimasi yang bermanfaat untuk tujuan informasi. Meskipun kami mengupayakan akurasi, hasil dapat bervariasi berdasarkan hukum setempat dan keadaan individu. Kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat profesional untuk keputusan penting.