Kalkulator Gaji & PPh 21 (TER)

Berapa sebenarnya uang yang masuk ke rekening Anda? Hitung Take Home Pay (THP) secara akurat sesuai aturan pajak terbaru.

Harap masukkan tarif gaji dan klik Hitung.

Apakah kalkulator ini membantu?

4.8/5 (23 suara)

Contoh Perhitungan

Kasus Perhitungan Hasil
Gaji Rp 10 Juta, Status TK/0 (Lajang) Pajak TER Kategori A + Potongan BPJS
Gaji Rp 20 Juta, Status K/1 (Menikah, 1 Anak) Potongan pajak lebih rendah karena batas PTKP lebih tinggi
Freelancer dengan penghasilan tidak tetap bulanan Estimasi PPh 21 tidak final

Revolusi Perhitungan PPh 21 di Indonesia

Sejak tahun 2024, pemerintah Indonesia memberlakukan Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk penyederhanaan pemotongan PPh 21 bulanan. Sistem ini membagi wajib pajak ke dalam kategori Kategori A, B, dan C berdasarkan status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak).

Kalkulator CalcMate membantu Anda membedah struktur slip gaji, mulai dari gaji pokok, tunjangan, hingga potongan wajib. Memahami perbedaan antara sistem *Gross*, *Gross Up*, dan *Net* sangat krusial saat melakukan negosiasi kontrak kerja di perusahaan-perusahaan Indonesia. Dengan alat ini, Anda tidak hanya melihat angka akhir, tetapi juga memahami bagaimana iuran jaminan sosial dan pajak bekerja secara sinergis dalam mengurangi pendapatan bruto Anda.

Anatomi Potongan Gaji: Pajak dan BPJS

Di Indonesia, pendapatan bulanan Anda mengalami dua pemotongan utama yang diwajibkan oleh undang-undang. Pertama adalah BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JKK, JKM, JP) dan BPJS Kesehatan. Kedua adalah Pajak Penghasilan Pasal 21.

Misalnya, seorang karyawan dengan gaji Rp 15.000.000 dengan status TK/0 (Lajang) akan memiliki persentase pemotongan yang berbeda dengan karyawan berstatus K/2 (Menikah dengan 2 anak) karena perbedaan batas PTKP. Kalkulator ini melakukan penyesuaian otomatis terhadap variabel-variabel tersebut, memastikan estimasi *Take Home Pay* Anda mendekati nominal yang dibayarkan oleh departemen penggajian (Payroll) perusahaan Anda.

Visualisasi Perbandingan Gaji Bruto dan Gaji Bersih/Netto

Tips & Informasi 💡

  • Tunjangan Tetap: Jangan lupa memasukkan tunjangan makan atau transportasi jika tunjangan tersebut dikenai pajak bulanan.
  • Bonus & THR: Perhitungan TER bulanan mungkin berbeda saat Anda menerima bonus besar atau THR karena total penghasilan bruto meningkat.
  • Update Regulasi: Pastikan Anda selalu merujuk pada batas PTKP terbaru (saat ini Rp 54.000.000/tahun untuk WP sendiri).

📋Langkah Menghitung

  1. Masukkan gaji pokok bulanan atau total pendapatan bruto Anda.

  2. Pilih kategori status perkawinan dan jumlah tanggungan (misal: TK/0, K/1) untuk menentukan batas pajak.

  3. Masukkan persentase iuran yang ditanggung karyawan (standardnya 1% Kesehatan, 2% JHT, 1% JP).

  4. Klik "Hitung" untuk melihat rincian Take Home Pay dan total potongan bulanan Anda.

Kesalahan yang Harus Dihindari ⚠️

  1. Abaikan Batas Atas BPJS: Lupa bahwa ada batas maksimal gaji yang dihitung untuk iuran BPJS Kesehatan dan Jaminan Pensiun.
  2. Kesalahan Status PTKP: Menggunakan status lajang padahal sudah menikah dan memiliki anak, yang mengakibatkan pajak lebih tinggi dari seharusnya.
  3. Non-NPWP: Tidak menyadari bahwa wajib pajak yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif pajak 20% lebih tinggi dari tarif normal.
  4. Mencampuradukkan Iuran: Menganggap semua iuran BPJS ditanggung perusahaan, padahal ada porsi yang dipotong langsung dari gaji karyawan.

Implementasi Praktis untuk Karyawan & Freelancer📊

  1. Jangan terjebak angka bruto; hitung daya beli nyata Anda setelah potongan pajak dan iuran wajib.

  2. Estimasi total pajak setahun untuk mempersiapkan pelaporan SPT Tahunan OP secara lebih mudah.

  3. Gunakan angka THP yang akurat sebagai basis perhitungan cicilan KPR atau kredit kendaraan.

  4. Konversi tarif proyek menjadi ekuivalen gaji bulanan untuk menilai profitabilitas pekerjaan lepas Anda.

Pertanyaan Seputar Layanan Kami

Bagaimana sistem TER (Tarif Efektif Rata-rata) bekerja?

Sistem TER membagi wajib pajak ke dalam tiga tabel:
1. Kategori A: TK/0, TK/1, K/0.
2. Kategori B: TK/2, TK/3, K/1, K/2.
3. Kategori C: K/3.
Setiap kategori memiliki persentase tarif bulanan yang langsung dikalikan dengan penghasilan bruto, yang dirancang untuk menyederhanakan perhitungan selama bulan Januari hingga November.

Bagaimana rumus perhitungan Gaji Bersih (THP)?

Secara matematis, rumusnya adalah:

$$THP = \text{Gaji Bruto} - (\text{PPh 21} + \text{Iuran BPJS Karyawan} + \text{Potongan Lainnya})$$

Di mana PPh 21 dihitung menggunakan lapisan tarif progresif Pasal 17 atau TER.

Apa itu PTKP dan berapa nilainya di tahun 2026?

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) adalah ambang batas pendapatan yang tidak dikenai pajak. Untuk wajib pajak lajang (TK/0), nilainya tetap sebesar Rp 54.000.000 per tahun. Setiap tambahan tanggungan keluarga menambah batas PTKP sebesar Rp 4.500.000.

Berapa potongan BPJS yang dibebankan kepada karyawan?

Sesuai regulasi, potongan standar dari gaji karyawan adalah:
- BPJS Kesehatan: 1% (dari gaji, maksimal batas atas).
- JHT: 2%.
- Jaminan Pensiun (JP): 1%.
Total potongan wajib jaminan sosial biasanya adalah 4% dari upah bruto.

Apakah biaya jabatan mengurangi jumlah pajak saya?

Ya, untuk pegawai tetap, diperbolehkan pengurangan biaya jabatan sebesar 5% dari penghasilan bruto, dengan maksimal Rp 500.000 per bulan atau Rp 6.000.000 per tahun.

Bagaimana perhitungan upah lembur di Indonesia?

Upah lembur dihitung berdasarkan per jam dengan rumus:

$$\text{Upah Lembur Sejam} = \frac{1}{173} \times \text{Gaji Sebulan}$$

Pengali upah lembur berbeda untuk jam pertama dan jam berikutnya pada hari kerja atau hari libur.

Apakah bonus dan THR dikenakan pajak?

Ya, bonus dan Tunjangan Hari Raya (THR) dikategorikan sebagai penghasilan tidak teratur. Dalam sistem TER, total bruto bulan tersebut (Gaji + THR) akan dikenakan tarif efektif yang sesuai dengan kategori PTKP Anda.
Catatan: Kalkulator ini dirancang untuk memberikan estimasi yang bermanfaat untuk tujuan informasi. Meskipun kami mengupayakan akurasi, hasil dapat bervariasi berdasarkan hukum setempat dan keadaan individu. Kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat profesional untuk keputusan penting.