Kalkulator Kehamilan & HPL

Estimasi Hari Perkiraan Lahir (HPL) dan pantau perkembangan janin berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT).

Silakan masukkan detail yang diperlukan dan klik Hitung.

Contoh Perhitungan

Kasus Perhitungan Hasil
Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT): 1 Januari Hari Perkiraan Lahir (HPL): 8 Oktober
Usia kehamilan dalam minggu dan hari saat ini Pantau perkembangan janin
Estimasi tanggal pembuahan berdasarkan HPL Kalender kehamilan medis

Cara Menghitung Usia Kehamilan & HPL

Masukkan tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) Anda. Kalkulator ini menggunakan Aturan Naegele, standar medis yang digunakan dokter kandungan untuk menghitung estimasi tanggal persalinan. Informasi ini sangat penting bagi Ibu di Indonesia untuk merencanakan kunjungan rutin ke Bidan atau Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) serta mengisi buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).

Manajemen Kesehatan Selama Masa Kehamilan

Kesehatan ibu hamil dipengaruhi oleh nutrisi makro dan mikro. Di Indonesia, Kemenkes sangat menekankan konsumsi Asam Folat dan tablet tambah darah untuk mencegah anemia. Selain itu, kenaikan berat badan ideal berkisar antara 12-18 kg untuk pemilik BMI normal. Olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga hamil sangat disarankan untuk menjaga kebugaran jantung. Kalkulator ini membantu Anda membagi masa kehamilan ke dalam tiga trimester untuk perencanaan gizi yang lebih spesifik, seperti meningkatkan asupan kalsium dan DHA dari sumber pangan lokal.Tahap-Tahap Perkembangan Embrio dan Janin

Tips & Informasi 💡

  • Catat HPHT Anda dengan teliti di kalender untuk hasil yang presisi.
  • Jika Anda lupa HPHT, segera lakukan USG di trimester pertama untuk menentukan HPL paling akurat.

📋Langkah Menghitung

  1. Input tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) Anda.

  2. Pilih rata-rata durasi siklus haid jika Anda memilikinya.

  3. Klik "Hitung" untuk mendapatkan tanggal HPL dan usia janin saat ini.

Kesalahan yang Harus Dihindari ⚠️

  1. Salah mengingat HPHT (sering tertukar dengan tanggal hari terakhir haid).
  2. Mengasumsikan siklus haid semua wanita selalu 28 hari.
  3. Menganggap HPL sebagai tanggal pasti persalinan (hanya 5% bayi lahir tepat di hari HPL).
  4. Lupa menyesuaikan HPL jika pemeriksaan USG menunjukkan hasil yang berbeda jauh.

Contoh Penggunaan Nyata📊

  1. Jadwal Kontrol: Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG trimester pertama.

  2. Persiapan Persalinan: Menentukan batas waktu cuti hamil dan persiapan tas rumah sakit.

  3. Tradisi Lokal: Membantu menentukan waktu yang tepat untuk syukuran kehamilan seperti acara 7 bulanan (Mitoni).

Pertanyaan Seputar Layanan Kami

Apa itu HPL dan bagaimana cara menghitungnya?

HPL adalah Hari Perkiraan Lahir. Kami menggunakan standar medis Aturan Naegele: (Hari + 7), (Bulan - 3), (Tahun + 1) dari HPHT Anda.

Seberapa akurat kalkulator kehamilan ini?

Alat kami mengikuti standar ACOG. Namun, pengukuran USG oleh dokter kandungan pada trimester pertama tetap menjadi rujukan utama (Gold Standard).

Apa perbedaan usia kehamilan dan usia janin?

Usia kehamilan dihitung sejak hari pertama haid terakhir, sedangkan usia janin dihitung sejak pembuahan (biasanya selisih 2 minggu lebih muda).

Bagaimana jika siklus haid saya tidak teratur?

Jika siklus haid tidak teratur (lebih dari 35 hari atau kurang dari 21 hari), hasil kalkulator ini bersifat estimasi awal. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

Apakah HPL bisa berubah?

Bisa. Seiring pertumbuhan janin yang dipantau melalui USG, dokter mungkin akan merevisi HPL jika perkembangan janin lebih cepat atau lambat dari rata-rata.
Catatan: Kalkulator ini dirancang untuk memberikan estimasi yang bermanfaat untuk tujuan informasi. Meskipun kami mengupayakan akurasi, hasil dapat bervariasi berdasarkan hukum setempat dan keadaan individu. Kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat profesional untuk keputusan penting.