Kalkulator CPM

Tentukan biaya per seribu impresi Anda atau hitung anggaran dan jangkauan untuk kampanye pemasaran digital Anda.



Hasil

Masukkan dua nilai apa pun — yang ketiga akan dihitung secara otomatis (semua nilai dalam mata uang yang dipilih).

Contoh Perhitungan

Kasus Perhitungan Hasil
Total biaya Rp 1.200.000 untuk 300.000 impresi CPM = Rp 4.000
Target jangkauan 500.000 dengan CPM Rp 12.500 Anggaran yang dibutuhkan = Rp 6.250.000
Anggaran tetap Rp 2.500.000 dengan CPM Rp 5.000 Total impresi = 500.000

Bagaimana Cara Menggunakan Kalkulator CPM?

Kalkulator CPM kami adalah alat serbaguna bagi media buyer dan pemasar digital. Untuk menggunakannya, pilih metrik yang ingin Anda cari: tarif CPM, total biaya (anggaran), atau total impresi. Masukkan dua nilai yang diketahui untuk menghitung nilai ketiga secara instan. Contohnya, jika Anda memiliki anggaran tetap dan target tarif CPM, alat ini berfungsi sebagai kalkulator impresi untuk menunjukkan jangkauan potensial Anda. Ini sangat berguna untuk Google Ads, Meta Ads, atau LinkedIn, di mana CPM adalah metrik utama untuk brand awareness. Gunakan data impresi mentah dari manajer iklan Anda untuk memastikan laporan yang akurat dan optimasi ROAS Anda.

Memahami Rumus dan Persamaan CPM

Istilah CPM singkatan dari Cost Per Mille, di mana "Mille" adalah bahasa Latin untuk seribu. Dalam keuangan periklanan, rumus CPM digunakan untuk standarisasi biaya kampanye. Persamaan dasar yang digunakan alat kami adalah: $CPM = \left( \frac{\text{Total Biaya}}{\text{Total Impresi}} \right) \times 1,000$ Jika Anda merencanakan anggaran dan perlu mencari investasi yang diperlukan untuk mencapai target audiens, gunakan rumus biaya: $\text{Total Biaya} = \frac{\text{Impresi} \times \text{CPM}}{1,000}$ Sebaliknya, untuk mencari jangkauan (impresi) berdasarkan anggaran: $\text{Total Impresi} = \left( \frac{\text{Total Biaya}}{\text{CPM}} \right) \times 1,000$ Standarisasi ini memungkinkan pengiklan membandingkan kualitas inventaris di berbagai platform.Diagram Perbandingan Metrik Iklan CPM

Tips & Informasi 💡

  • Selalu periksa apakah laporan Anda sudah termasuk biaya agensi atau belum.
  • Pantau tren CPM secara musiman, karena harga biasanya naik di kuartal ke-4 (akhir tahun).
  • Gunakan variasi eCPM untuk mengukur pendapatan total relatif terhadap total impresi.

📋Langkah Menghitung

  1. Identifikasi dua variabel yang Anda miliki (Biaya, Impresi, atau CPM).

  2. Masukkan total anggaran dan jumlah impresi yang ditargetkan.

  3. Lihat hasilnya dan gunakan untuk membandingkan efisiensi saluran pemasaran Anda.

Kesalahan yang Harus Dihindari ⚠️

  1. Keliru membedakan CPM dengan CPC; CPM mengukur tayangan, CPC mengukur klik.
  2. Lupa mengalikan dengan 1.000 saat melakukan penghitungan manual.
  3. Menggunakan estimasi impresi alih-alih impresi aktual yang sudah tayang.
  4. Mengabaikan pengaruh frekuensi iklan terhadap kenaikan biaya CPM.

Aplikasi Praktis dalam Pembelian Media📊

  1. Membandingkan efisiensi biaya kampanye brand awareness di berbagai media sosial.

  2. Menentukan kelayakan antara programmatic buying vs Real-Time Bidding (RTB).

  3. Menghitung efektif CPM (eCPM) bagi pemilik website untuk menganalisis nilai slot iklan mereka.

  4. Memperkirakan anggaran pemasaran untuk iklan video (YouTube) yang tarifnya sering berbeda.

Pertanyaan Seputar Layanan Kami

Apa itu CPM dalam pemasaran digital?

CPM atau Cost Per Mille adalah metrik yang mewakili biaya yang dibayar pengiklan untuk setiap 1.000 kali iklan ditayangkan.

Bagaimana cara menghitung CPM secara manual?

Gunakan rumus: $CPM = (\text{Biaya} / \text{Impresi}) \times 1,000$. Contoh, jika Anda menghabiskan Rp 50.000 untuk 10.000 impresi, maka CPM-nya Rp 5.000.

Apa perbedaan antara CPM dan CPC?

CPM membayar untuk setiap 1.000 tayangan (awareness), sedangkan CPC membayar hanya saat pengguna mengklik iklan (performance).

Bagaimana mencari anggaran yang diperlukan menggunakan CPM?

Gunakan rumus: $\text{Total Biaya} = \frac{\text{Impresi} \times \text{CPM}}{1,000}$. Ini membantu perencanaan anggaran bulanan.

Mengapa CPM saya sangat tinggi?

Tarif CPM berfluktuasi berdasarkan target audiens, musim, dan kompetisi. Audiens yang sangat spesifik biasanya memiliki harga per seribu yang lebih mahal.

Apakah ada standar CPM untuk semua industri?

Tidak, rata-rata CPM bervariasi. Industri ritel mungkin Rp 5.000 - Rp 15.000, sementara sektor keuangan bisa lebih dari Rp 100.000.

Rumus apa yang digunakan kalkulator ini?

Kalkulator ini mengikuti standar metodologi IAB: $CPM = \left( \frac{\text{Biaya}}{\text{Impresi}} \right) \times 1,000$. Alat ini juga mendukung hitung mundur untuk anggaran dan jangkauan.
Catatan: Kalkulator ini dirancang untuk memberikan estimasi yang bermanfaat untuk tujuan informasi. Meskipun kami mengupayakan akurasi, hasil dapat bervariasi berdasarkan hukum setempat dan keadaan individu. Kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat profesional untuk keputusan penting.