Kalkulator Tingkat Atrisi
Kuantifikasi turnover tenaga kerja dan evaluasi stabilitas organisasi melalui metrik HR standar dan model kalkulasi atrisi.
Contoh Perhitungan
📋Langkah Menghitung
-
Masukkan jumlah total karyawan pada awal periode analisis.
-
Masukkan jumlah total karyawan pada akhir periode analisis.
-
Masukkan Total Karyawan Keluar (termasuk semua alasan) dan spesifikasikan yang sukarela jika diketahui.
-
Jalankan kalkulasi untuk melihat persentase atrisi dan rata-rata jumlah karyawan.
Kesalahan yang Harus Dihindari ⚠️
- Hanya menggunakan jumlah karyawan awal sebagai penyebut, yang gagal memperhitungkan pertumbuhan atau penyusutan selama periode tersebut.
- Mengecualikan karyawan yang bergabung dan keluar dalam jendela pengukuran yang sama.
- Mencampuradukkan atrisi dengan turnover; atrisi sering kali mencakup peran yang tidak akan segera diisi kembali.
- Gagal menahunkan (annualize) data bulanan saat mempresentasikan laporan kepada kepemimpinan eksekutif.
Aplikasi Strategis Data Atrisi📊
Penilaian Risiko: Mengidentifikasi departemen dengan tingkat atrisi tahunan yang melebihi norma industri.
Analisis Retensi: Mengorelasikan atrisi sukarela yang tinggi dengan data exit interview untuk memperbaiki kebijakan HR.
Perencanaan Tenaga Kerja: Menggunakan hasil historis untuk memprakirakan kebutuhan perekrutan di masa depan.
Pelaporan Keuangan: Menguantifikasi dampak kehilangan karyawan terhadap produktivitas organisasi.